RMOL: Publik Rindu Sosok yang Bisa Membawa KPK Tetap On The Track

Aldrin "On the Track"

RMOL. Komisi Pemberantasan Korupsi belum berjalan pada rel yang semestinya. Itu dapat dilihat dari penanganan terhadap pelaku-pelaku korupsi lain yang pernah atau kerap disebut oleh para tersangka atau terdakwa di persidangan.

“Sampai saat ini KPK belum on the track (belum berjalan pada jalurnya). Ada beberapa terdakwa korupsi yang sudah divonis dan menyebut pelaku lain, tapi pelaku lain itu masih berkeliaran, terutama mereka ini yang punya kaitan dengan parpol atau pemangku kekuasaan,” terang Direktur Eksekutif Government Watch (Gowa), Andi Syahputra, dalam keterangan pers.

Hal ini dia katakan juga terkait dengan dugaan penyalahgunaan wewenang KPK pada pada kasus dugaan suap Pilkada Kabupaten Tapanuli Tengah 2013 di Mahkamah Konstitusi (MK) yang menjerat Bupati Tapanuli Tengah, Raja Bonaran Situmeang.

Andi sendiri melihat ada diskriminasi yang dilakukan KPK. Ini terjadi pada kasus yang menyeret Bendahara Umum DPP PDI Perjuangan, Olly Dodokambey, yang beberapa kali disebut menerima aliran dana terkait proyek Hambalang tapi sampai saat ini belum ditetapkan tersangka. Padahal, terdakwa Teuku Bagus Muhammad Noor menyebut Anggota Badan Anggaran DPR tersebut menerima duit sebanyak Rp 2,5 miliar.

“Olly jelas itu dinyatakan dalam vonis bahwa dia menerima uang. Kemudian juga Jhony Allen Marbun dan Ibas (Edhie Baskoro Yudhoyono). Sedangkan untuk Sutan Bhatoegana waktu dibilang terlibat, KPK langsung jadikan dia tersangka. Nah ini jangan juga dibiarkan, biar tidak salah sangka,” kritik dia.

Selebihnya baca di RMOL: http://m.rmol.co/news.php?id=175697

Berita terkait:

RMOL: Dalam Kasus Bonaran, KPK Seperti Tidak Berjalan pada Relnya

RMOL. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus berjalan pada jalurnya dalam melakukan pemberantasan korupsi. Jangan sampai terjadi abuse of power atau penyalahgunaan kekuasaan yang dilakukan pimpinan KPK.

“KPK harus on the track,” tegas Direktur Observer Indonesia, Aldrin Situmeang, dalam keterangan persnya, Senin (13/10).

Baca selebihnya di RMOL: http://m.rmol.co/news.php?id=175692

Iklan