Sembilan Agenda Prioritas

Jokowi-JK 9 Agenda Prioritas

SEMBILAN AGENDA PRIORITAS

Untuk menunjukan prioritas dalam jalan perubahan menuju Indonesia yang berdaulat secara secara politik, mandiri dalam bidang ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan, maka dirumuskan sembilan agenda prioritas dalam pemerintahan ke depan. Kesembilan agenda prioritas itu disebut NAWA CITA.

1. Kami akan menghadirkan kembali Negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warganegara.

  • Kami akan melaksanakan politik luar negeri bebas-aktif, keamanan nasional yang terpercaya dan pembangun pertahanan negara Tri Matra terpadu yang dilandasi kepentingan nasional dan memperkuat jati diri sebagai negara maritim.
  • Kami berkomitmen melindungi hak dan keselamatan warga negara Indonesia di luar negeri, khususnya pekerja migran.
  • Kami akan mengamankan kepentingan dan keamanan maritim Indonesia, khususnya batas negara, kedaulatan maritim, dan sumber daya alam.
  • Kami akan memperkuat peran Indonesia dalam kerjasama global dan regional, meningkatkan kerjasama pembangunan Selatan-Selatan, dan mengatasi masalah-masalah global yang mengancam umat manusia.
  • Kami akan meminimalisasi dampak dari globalisasi, integrasi ekonomi regional dan perdagangan bebas terhadap kepentingan ekonomi nasional.
  • Kami akan menjamin pemenuhan kebutuhan pertahanan untuk
    mendukung terbentuknya TNI yang profesional baik melalui peningkatan kesejahteraan prajurit maupun penyediaan alutsista secara terpadu di ketiga matra pertahanan dengan target peningkatan anggaran pertahanan 1,5 persen dari GDP dalam lima tahun ke depan.
  • Kami akan mewujudkan kemandirian pertahanan dengan mengurangi ketergantungan impor kebutuhan pertahanan melalui pengembangan industri pertahanan nasional serta diversifikasi kerjasama pertahanan;
  • Kami berkomitmen untuk menjamin rasa aman warganegara dengan membangun POLRI yang professional dan dipercaya masyarakat

2. Kami akan membuat pemerintah selalu hadir dengan membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis, dan terpercaya.

  • Kami memberikan prioritas pada upaya memulihkan kepercayaan publik pada institusi-institusi demokrasi dengan melanjutkan konsolidasi demokrasi melalui reformasi sistem kepartaian, pemilu dan lembaga perwakilan.
  • Kami berkomitmen untuk mendorong peningkatan peranan dan keterwakilan perempuan dalam politik dan pembangunan.
  • Kami akan memperkuat kantor Kepresidenan untuk menjalankan tugas- tugas kepresidenan secara lebih efektif.
  • Kami berkomitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dengan cara meningkatkan pengelolaan dan pelayanan informasi di lingkungan instansi pemerintah pusat dan pemerintah daerah, mewajibkan instansi pemerintah pusat dan daerah untuk membuat laporan kinerja serta membuka akses informasi publik seperti diatur dalam UU No. 14 Tahun 2008.
  • Kami akan secara konsisten menjalankan agenda Reformasi Birokrasi secara berkelanjutan dengan restrukturisasi kelembagaan, perbaikan kualitas pelayanan publik, meningkatkan kompetensi aparatur, memperkuat monitoring dan supervisi atas kinerja pelayanan publik, serta membuka ruang partisipasi publik melalui citizen charter dalam UU Kontrak Layanan publik.
  • Kami akan mendorong partisipasi publik dalam proses pengambilan kebijakan publik dengan meningkatkan peran aktif masyarakat dalam pengambilan kebijakan publik dan pengelolaan Badan publik yang baik.

3. Kami akan membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat Daerah-daerah dan Desa dalam kerangka Negara Kesatuan.

  • Kami akan meletakkan dasar-dasar bagi dimulainya desentralisasi asimetris untuk melindungi kepentingan nasional Indonesia di kawasan- kawasan perbatasan, memperkuat daya saing ekonomi Indonesia secara global, dan untuk membantu daerah-daerah yang kapasitas berpemerintahan belum cukup memadai dalam memberikan pelayanan publik.
  • Kami akan mensinergikan tata-kelola pemerintahan Indonesia sebagai satu kesatuan sistem yang tidak terfragmentasi sebagaimana berkembang selama ini.
  • Kami akan menyelesaikan problem fragmentasi dalam penyelenggaraan politik desentralisasi di pusat dengan memperlakukan regim desentralisasi sebagai ujung tombak pengelolaan pemerintahan negara menggantikan dominasi regim sektoral dan keuangan dalam tata- pengolaan pemerintahan negara selama ini.
  • Kami akan melakukan reformasi dalam tata hubungan keuangan pusat dan daerah dengan cara pengaturan kembali sistem distribusi keuangan nasional sehingga proses pembangunan tidak semata-mata mengikuti logika struktur pemerintahan, tetapi melihat kondisi dan kebutuhan daerah yang asimetris.
  • Kami berkomitmen melakukan pemerataan pembangunan antar wilayah: antara Jawa dengan luar Jawa, antara wilayah Barat Indonesia dengan wilayah Timur Indonesia, antara Kota dengan Desa, serta melakukan akselerasi nyata pembangunan di daerah-daerah perbatasan, daerah-daerah terpencil dan pulau-pulau terluar.
  • Kami akan menata kembali pembentukan daerah otonom baru yang lebih berorientasi Kesejahteraan dengan perubahan kebijakan DAU yang menjadi salah satu sebab yang mendorong pembentukan daerah otonom baru dan mengharuskan adanya pentahapan bagi pembentukan daerah otonom baru.
  • Kami akan mendorong daerah untuk dapat melakukan pengurangan overhead cost (biaya rutin) dan meng-alokasikan lebih banyak untuk pelayanan publik.
  • Kami akan melakukan reformasi pelayanan publik melalui: penguatan desa, kelurahan dan kecamatan sebagai ujung tombak pelayanan publik. serta mengawal implementasi UU Desa secara sistematis, konsisten dan berkelanjutan dengan fasilitasi, supervisi dan pendampingan.
  • Kami akan meningkatkan kapasitas pemerintah nasional untuk lebih menjalankan fungsi pembinaan dan pengawasan, termasuk dalam hal pengelolaan keuangan dan pelayanan, bagi daerah otonom secara lebih maksimal; dan mendorong kemungkinan bagi adanya penggabungan ataupun penghapusan daerah otonom setelah melalui proses pembinaan, monitoring dan evaluasi yang terukur dalam jangka waktu yang memadai.

4. Kami akan memperkuat kehadiran Negara dalam melakukan reformasi sistem dan penegakan hukum yang bebas korupsi, bermartabat dan terpercaya.

  • Kami berkomitmen untuk membangun politik Legislasi yang jelas, terbuka dan berpihak pada pemberantasan korupsi, penegakan HAM, perlindungan lingkungan hidup dan reformasi lembaga penegak hukum
  • Kami akan memprioritaskan pemberantas korupsi dengan konsisten dan terpercaya dengan memperkuat Komisi pemberantasan Korupsi.
  • Kami akan memberantas mafia peradilan dan penindakan tegas terhadap korupsi di lingkungan peradilan;
  • Kami berkomitmen melakukan pemberantasan tindakan penebangan liar, perikanan liar dan penambangan liar,
  • Kami berkomitmen melakukan pemberantasan tindak kejahatan perbankan dan kejahatan pencucian uang;
  • Kami berkomitmen untuk penegakan hukum lingkungan;
  • Kami berkomitmen untuk pemberantasan narkoba dan psikotropika,;
  • Kami akan menjamin kepastian hukum hak kepemilikan tanah, penyelesaian sengketa tanah dan menentang kriminalisasi penuntutan kembali hak tanah masyarakat,;
  • Kami berkomitmen melindungi anak, perempuan dan kelompok masyarakat termarjinal,
  • Kami berkomitmen menghormati HAM dan penyelesaian secara berkeadilan terhadap kasus-kasus pelanggaran HAM pada masa lalu.
  • Kami berkomitmen untuk membangun budaya hukum dalam masyarakat.

5. Kami akan meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia
Kami akan meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan dengan program “Indonesia pintar” dengan wajib belajar 12 Tahun bebas pungutan;

  • Kami akan meningkatkan layanan kesehatan masyarakat dengan menginisiasi kartu “Indonesia Sehat“;
  • Kami akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan program
    Indonesia Kerja” dan “Indonesia Sejahtera” dengan mendorong land reform dan program kepemilikan tanah seluas 9 Juta hektar; program rumah kampung deret atau rumah susun murah yang disubsidi serta Jaminan Sosial untuk seluruh rakyat di tahun 2019.

6. Kami akan meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional sehingga bangsa Indonesia bisa maju dan bangkit bersama bangsa-bangsa Asia lainnya.

  • Kami akan membangun infrastruktur jalan baru sepanjang sekurang- kurangnya 2000 kilometer dan memperbaiki kualitas jalan terutama di luar Jawa dan daerah-daerah tertinggal;
  • Kami akan membangun sekurang-kurangnya 10 pelabuhan baru dan merenovasi yang lama;
  • Kami akan membangun sekurang-kurangnya 10 bandara baru dan merenovasi yang lama;
  • Kami akan membangun sekurang-kurangnya 10 kawasan industri baru berikut pengembangan untuk hunian buruhnya;
  • Kami akan membangun sekurang-kurangnya 5000 pasar tradisional pasar tradisional di seluruh Indonesia dan memodernisasikan pasar tradisional yang telah ada;
  • Kami akan menciptakan layanan satu atap untuk investasi, efisiensi perijinan bisnis menjadi maksimal 15 hari,
  • Kami akan meluncurkan insentif kebijakan fiskal dan non-fiskal untuk mendorong investasi sektor hulu dan menengah;
  • Kami akan mendorong BUMN menjadi agen pembangunan dan mendirikan secara khusus Bank pembangunan dan Infrastruktur;
  • Kami berkomitmen meningkatkan anggaran riset untuk mendorong inovasi teknologi, dan menjadikan instansi urusan hak cipta dan paten bekerja proaktif melayani para inovator dan para inventor;
  • Kami akan membangun sejumlah Science dan Techno Park di daerah- daerah, politeknik dan SMK-SMK dengan prasana dan sarana dengan teknologi terkini;
  • Kami akan meningkatkan daya saing ini untuk memanfaatkan potensi yang belum tergarap dengan baik tetapi memberi peluang besar untuk meningkatkan akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional, yakni, industri manufaktur, industri pangan, sektor maritim, dan pariwisata.

7. Kami akan mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik.

  • Kami akan mewujudkan kedaulatan pangan melalui kebijakan perbaikan irigasi rusak dan jaringan irigasi sekurang-kurangnya di tiga juta hektar sawah;
  • Kami akan mengadakan sekurang-kurangnya satu juta hektar lahan sawah baru di luar Jawa;
  • Kami akan mendirikan Bank petani dan UMKM termasuk gudang dengan fasilitas pengolahan pasca panen di tiap sentra produksi;
  • Kami akan melakukan langkah pemulihan kualitas kesuburan lahan yang air irigasinya tercemar oleh limbah industri dan rumah tangga, penghentian konversi lahan produktif untuk usaha lain, seperti industri, perumahan dan pertambangan;
  • Kami akan mewujudkan kedaulatan energi melalui kebijakan pengurangan Impor Energi Minyak dengan meningkatkan ekplorasi dan eksploitasi migas di dalam dan luar negeri;
  • Kami akan meningkatkan efisiensi usaha BUMN penyedia energi di Indonesia (e.g. pertamina, PLN, PGN); pembangunan pipa Gas serta pengembangan energi terbarukan;
  • Kami akan memberi prioritas pada pembangunan pembangkit listrik terutama bersumber dari gas, batubara, panas bumi, dan tenaga air untuk meningkatkan produksi listrik dalam negeri guna melayani kebutuhan rumah tangga dan industri;
  • Kami akan mewujudkan kedaulatan keuangan melalui kebijakan inklusi keuangan mencapai 50 persen penduduk; meningkatkan rasio pajak terhadap GDP secara bertahap menjadi 16 persen;
  • Kami akan melakukan pengurangan utang pemerintah serta pengaturan ketat penjualan saham bank nasional pada investor asing;
  • Kami akan mewujudkan penguatan teknologi melalui kebijakan penciptaan sistem inovasi nasional (Kerjasama Swasta-pemerintah- perguruan Tinggi) khususnya untuk sektor pertanian dan industri serta melalui riset dan pengembangan riset dasar yang didukung oleh dana pemerintah.

8. Kami akan melakukan revolusi karakter bangsa,

  • Kami akan melakukan penataan kembali kurikulum pendidikan nasional dengan mengedepankan aspek pendidikan kewarganegaraan (civic education), yang menempatkan secara proporsional aspek pendidikan, seperti: pengajaran sejarah pembentukan bangsa, nilai-nilai patriotisme dan cinta tanah air, semangat bela negara dan budi pekerti di dalam kurikulum pendidikan Indonesia;
  • Kami berkomitmen untuk membentuk kurikulum yang menjaga keseimbangan aspek muatan lokal (daerah) dan aspek nasional, dalam rangka membangun pemahaman yang hakiki terhadap ke-Bhinneka-an yang Tunggal Ika, dengan tetap menjaga relevansi dengan perkembangan global;
  • Kami akan melakukan pembobotan kurikulum pendidikan dasar dengan memperbesar porsi pendidikan budi pekerti dan pembangunan karakter peserta didik.
  • Kami akan mengevalusi model penyeragaman dalam sistem pendidikan nasional – termasuk di dalamnya Ujian Akhir Nasional.
  • Kami berkomitmen untuk memperbesar porsi pendidikan politeknik dan sains;
  • Kami akan memberikan jaminan hidup yang memadai bagi para guru terutama bagi guru yang ditugaskan di daerah terpencil, dengan pemberian tunjangan fungsional yang memadai, pemberian asuransi yang menjamin keselamatan kerja, fasilitas-fasilitas yang memadai dalam upaya pengembangan keilmuan serta promosi kepangkatan dan karir;
  • Kami akan melakukan pemerataan fasilitas pendidikan di seluruh wilayah terutama di wilayah-wilayah yang selama ini diidentifikasi sebagai area dimana tingkat dan pelayanan pendidikan rendah atau buruk. Salah satunya adalah dengan memberikan penyediaan dan pembangunan sarana transportasi dan perbaikan akses jalan menuju fasilitas pendidikan/sekolah dengan kualitas yang memadai sehingga para peserta didik dan guru di seluruh wilayah dapat manjangkau sekolah secara fisik dengan aman;
  • Kami akan membuat kebijakan rekrutmen dan distribusi tenaga pengajar (guru) yang berkualitas dan dilakukan secara merata;
  • Kami akan menginisiasi UU Wajib Belajar tanpa dipungut biaya. program ini dilaksanakan untuk mencapai target tingkat partisipasi 100 persen untuk SD, dan 95 persen untuk tingkat SLTP;
  • Kami akan meningkatkan pemberian subsidi kepada PTN sehingga memperbesar akses warga miskin untuk mendapatkan pendidikan tinggi;
  • Kami akan memprioritaskan pembiayaan untuk kegiataan yang berhubungan dengan penelitian pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi unggulan. pembiayaan akan diupayakan untuk diberikan secara regular, terintegrasi sesuai dengan arah pengembangan pendidikan tinggi;
  • Kami akan mendorong pengembangan budaya teknologi dalam masyarakat, aparatur pemerintah, sekolah dan perguruan tinggi.

9. Kami akan memperteguh ke-bhinneka-an dan memperkuat restorasi sosial Indonesia

  • Kami akan memperkuat pendidikan ke-bhinneka-an dan menciptakan ruang-ruang dialog antar warga;
  • Kami akan meneguhkan restorasi sosial untuk mengembalikan ruh kerukunan antar warga sesuai dengan jiwa konstitusional dan semangat pancasila 1 Juni 1945;
  • Kami akan menegakkan hukum secara tegas untuk melindungi dan memberikan penghormatan pada ke-bhinneka-an dan dalam melindungi segenap bangsa dan seluruh tumbah darah Indonesia, sesuai dengan amanat konstitusi. Komitmen itu diwujudkan dengan bersikap tegas terhadap segala upaya yang bertentangan dengan hak-hak warganegara dan nilai-nilai kemanusiaan seperti yang tercantum dalam Pancasila dan pembukaan konstitusi Negara Kesatuan Republik Indonesia;
  • Kami akan membangun kembali modal sosial melalui rekonstruksi sosial, yakni: membangun kembali kepedulian sosial, pranata gotong royong; melindungi lembaga-lembaga adat di tingkat lokal, membangun kembali karakter bangsa, membersihkan diri sendiri dari berbagai prasangka sosial-kultural-politik; membangun kepercayaan di antara anak bangsa, dan mencegah diskriminasi;
  • Kami akan mengoptimalkan pranata-pranata sosial dan budaya yang ada dengan mempertimbangkan nilai kemanusiaan yang adil dan beradab;
  • Kami akan mengembangkan insentif khusus untuk memperkenalkan dan mengangkat kebudayaan lokal serta membentuk lembaga kebudayaan sebagai basis pembangunan budaya dan karakter bangsa Indonesia seperti membangun rumah pusat kebudayaan, kesenian, museum dan sarana dan prasarana olah raga, di tingkat pusat maupun daerah, sebagai sarana menumbuhkan semangat gotong royong, musyawarah dan ke-bhinneka-an yang ika.
  • Kami akan meningkatkan proses pertukaran budaya yang akan meningkatkan pemahaman akan kemajemukan dan penghargaan terhadap perbedaan, dengan mendorong kebijakan yang menetapkan penugasan PNS di seluruh Indonesia, seperti halnya TNI selama ini.

Sebelumnya:
Jalan Perubahan untuk Indonesia yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian

Unduh dokumen Visi-Misi edisi penuh disini: [PDF 41 Halaman 460KB]

Iklan